Bali United Terancam ke Papan Tengah

3 weeks ago 3
ARTICLE AD BOX
GIANYAR, NusaBali
Bali United terlempar dari lima besar dan turun di peringkat enam klasemen sementara, usai kembali dipermalukan PSBS Biak 0-2 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (11/3) malam. Pelatih Bali United Stefano ‘Teco’ Cugurra dapat menerima kekalahan itu, namun dirinya mengeluhkan jadwal pertandingan timnya yang terlalu mepet.

Kekalahan Bali United ini menambah catatan minor dalam lima laga terakhir. Yakni, tidak pernah menang, meraih tiga kali seri dan dua kali kalah. Tim besutan pelatih asal Brasil itu di urutan keenam klasemen sementara dengan 40 poin dari 27 laga. 

Mirisnya, posisi Bali United bisa terancam ke papan tengah lebih jauh, karena ada tiga tim yang memiliki poin sama, yakni Malut United, PSM Makassar dan Bali United. Selisih satu poin di bawahnya atau di posisi ke-9 klasemen Arema FC. Untuk Malut dan Arema, masih ada satu pertandingan tersisa, sehingga berpotensi menyalib tiga tim di atasnya, termasuk Bali United.

Meski menerima kekalahan dari PSBS Biak, Teco mengeluhkan jadwal ertandingan yang mepet. Selain itu, Teco juga menilai, timnya masih inkonsistensi dan mengalami fluktuasi performa, sehingga menelan hasil negative untuk kelima kalinya beruntun.

Kekalahan Bali United kalah dari PSBS Biak 0-2 terasa menyakitkan, karena bertindak sebagai tuan rumah. Dua gol PSBS dicetak Williams Hugo pada menit keempat dan Abel Arganaraz di menit ke-29.

Pelatih Bali United Stefano ‘Teco’ Cugurra menyesalkan kekalahan yang diraih anak asuhnya dari PSBS Biak. Gol cepat PSBS dinilai membuyarkan konsentrasi anak asuhnya.

"Kami kebobolan cepat di babak pertama setelah mereka melakukan serangan balik. Disaat mereka mencetak gol, mereka semakin percaya diri," ujar Teco. Selain itu, faktor waktu pertandingan yang sedikit mepet juga disalahkan Teco. Selain itu, beberapa pemain juga dalam kondisi yang kurang fit. Sedangkan dalam laga itu, Teco mengakui, pemainnya kalah duel bola. Menurutnya, kekalahan ini harus diterimanya.

Sementara itu, pelatih PSBS Biak Marcos Guillermo Samso begitu senang dengan kemenangan dalam pertandingan ini. Dia menilai skuad Badai Pasifik, timnya menunjukkan performa maksimal di laga lali ini.

Sebelumnya pada laga putaran pertama pada Minggu, 3 November 2024, Bali United juga dikalahkan PSBS Biak 0-2 di kandang sendiri di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Saat itu, PSBS Biak menjadi pendatang baru mengawali laga di Liga 1 Indonesia sebagai tim promosi.

Pada laga yang disaksikan 2.136 penonton itu, Ricky Fajrin dkk dibuat tak berkutik pada menit awal babak pertama karena tim tamu agresif melakukan serangan. Terbukti, laga baru berjalan empat menit, Bali United kebobolan gol pertama yang dicetak William Jose Lugo.

Pemain nomor punggung 11 dari Badai Pasifik itu memanfaatkan umpan gelandang serang Kelly Sroyer yang tidak bisa ditepis kiper tuan rumah Adilson Maringa.

Bali United berusaha keras melakukan serangan balik namun peluang yang ada, justru belum bisa dikonversi menjadi gol. Sundulan Kadek Arel pada menit ke-20 yang meleset dan tendangan dari Rahmat Arjuna pada menit ke-26 yang membentur tiang gawang, belum memberi hasil positif.

PSBS kembali mencetak gol kedua melalui Pablo Arganaraz pada menit ke-29. Gol itu berkat gerak cepat William Lugo melewati tiga pemain Bali United dan melesatkan tendangan keras. Meski membentur tiang gawang, pantulan bola sukses dieksekusi Arganaraz.dar

Read Entire Article