ARTICLE AD BOX
Pada MotoGP Argentina di Sirkuit Termas de Río Hondo, akhir pekan lalu, Alex Marquez mencatat hasil impresif dengan naik podium kedua di Sprint Race dan balapan utama. Dia selalu di belakang sang kakak, Marc Marquez.
“Saya tahu di mana saya lebih cepat dan di mana saya kalah dari Marc, tetapi kami sudah memberikan yang terbaik,” ujar Alex Marquez, Selasa.
Dengan total empat kali finis posisi kedua dari dua putaran awal musim ini, Alex Marquez kini menempati peringkat kedua klasemen dengan 58 poin. Konsistensinya menjadi modal berharga untuk menghadapi balapan berikutnya di COTA.
Namun, COTA bukanlah trek yang mudah bagi Alex. Dia memiliki catatan kurang memuaskan di sirkuit ini, termasuk insiden pada 2023 ketika mengalami kecelakaan setelah muntah di dalam helmnya sebelum terjatuh pada lap ketujuh. Kendati demikian, dengan performa bagud dalam dua balapan terakhir, Alex optimistis bisa mengubah nasibnya di sana.
Sementara itu, sang kakak, Marc Maquez menyebutkan, adiknya (Alex Marquez) akan menjadi pesaing kuat gelar juara dunia musim ini, dibandingkan rekan setimnya Francesco ‘Pecco’ Bagnaia, Marc Marquez.
Marc menilai Alex akan menjadi lawan yang tangguh musim ini dibandingkan pembalap lain, terlebih ketika pembalap asal Spanyol tersebut telah menemukan kepercayaan diri.
"Alex akan memenangi beberapa balapan tahun ini, lebih dari satu balapan!" ujar Marc Marquez dikutip dari motorsport, Senin.
"Saya tahu ketika dia (merasa percaya diri), dia mampu memenangi kejuaraan dunia seperti yang dilakukan di Moto3 dan Moto2. Alex adalah lawan utama untuk persaingan gelar juara dunia musim ini," kata pembalap kelahiran Catalunya, Spanyol itu.
Penilaian Marc tentu saja bisa terbukti benar, pasalnya Alex selalu mengusik posisi Marc dalam dua grand prix terakhir di Thailand dan Argentina. Bahkan di Argentina, Alex yang di posisi kedua sempat mengambil alih posisi terdepan dari Marc saat pada lap 11.
Meski Marc mampu mengambil alih posisi terdepan pada lap ke-18, namun dari statistik Alex dari lap 4 hingga lap 22 menjadi pembalap dengan catatan waktu yang tercepat.
"Saya terkesan dengan gaya berkendara adik saya hari ini. Ia mengendarai motornya dengan sangat mulus, sangat baik, selalu menjaga kecepatan di tikungan," ujar Marc Marquez, yang juara dunia enam kali itu.
Sedangkan Market Development General Manager PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) Rommy Averdy Saat mengapresiasi pencapaian Alex Marquez di Argentina.
“Alex Marquez kian matang dan konsisten dalam mempersembahkan podium. Tentunya kami berharap kemenangan bisa diraih musim ini," kata Rommy Averdy.
Persaingan 'Marquez bersaudara' dalam perebutan gelar juara akan menjadi sejarah besar MotoGP. Yakni, kakak dan adik untuk pertama kalinya bersaing memperebutkan gelar juara dunia. Selanjutnya persaingan Marc dan Alex akan berlangsung di MotoGP Amerika Serikat di Sirkuit Austin, 28-30 Maret. ant