ARTICLE AD BOX
Dalam situs Transfermarkt itu, Kadek Arel terpilih bersama 10 pemain lainnya, yakni kiper Ernando Ari (Persebaya Surabaya), Gustavo Franca (Persib Bendung), Ferian Rizki (Dewa United), Febri Oupmabin (PSBS Biak), Sho Yamamoto (Persis Solo), Mohammed Rashid (Persebaya Surabaya), Vico Duarte (PSS Sleman), Charles Lokolingoy (Arema FC), Taisei Marukawa (Dewa United), dan Alex Martins (Dewa United).
"Tentu saya tidak menyangka terpilih sebagai pemain XI terbaik versi itu. Fokus saya hanya membantu tim dan terpilih sebagai yang terbaik hanyalah bonus bagi saya," ujar Kadek Arel.
Saat itu, Kadek Arel tampil membela Serdadu Tridatu usai membela Timnas Indonesia U20 di Piala Asia beberapa waktu lalu. Hanya saja, hasil imbang mewarnai hasil akhir dengan tuan rumah Persis Solo. Untuk itu, jebolan Bali United Youth itu merasa belum puas.
"Bagi saya performa pribadi belum memuaskan, apalagi gagal meraih tiga poin dan hanya satu poin di kandang Persis kali lalu. Saya pikir harus bisa lebih baik lagi di pertandingan berikutnya," kata Kadek Arel.
Raihan Kadek Arel itu, juga dapat pujian dari pelatih, Stefano ‘Teco’ Cugurra. Dia pun menegaskan untuk tidak cepat puas atas raihan yang diperoleh saat ini.
"Arel dan beberapa pemain lain punya proses bagus dalam tim. Dari tim muda kemudian promosi ke tim profesional. Dia juga punya adaptasi yang bagus dengan tim. Ini juga jadi bukti terhadap kritik kepada saya yang tidak suka pemain muda. Waktu dapat penghargaan ini pasti pemain senang, tapi jangan cepat puas dan sombong. Seharusnya tetap kerja keras agar semakin percaya diri ketika membantu tim dan dapat hasil bagus," kata pelatih asal Brasil itu. dar