ARTICLE AD BOX
Menurut dr. Yenny Kandarini, Ahli Ginjal Hipertensi RS Prof Ngoerah, Denpasar, penyakit ginjal kronis bersifat kronis yang artinya menetap dan progresif dan akan maju terus sampai pada kondisi tahap akhir.
“Penyakit ginjal kronis itu ada beberapa stadium dari satu sampai lima. Makin tinggi stadiumnya baru akan muncul gejala. Kalau sudah masuk di stadium lima maka prosesnya butuh terapi penyakit ginjal sepeti hemodialisis atau cuci darah dan tahap penyelesaian terakhir itu dengan cangkok ginjal. Kalau sudah cangkok ginjal itu berarti ginjal nya sudah rusak,” ujar dr Yenny saat ditemui di RS Prof Ngoerah, Denpasar, Kamis (13/3) yang sekaligus merupakan Peringatan Hari Ginjal Sedunia (World Kidney Day).
Menurutnya, penting melakukan pemeriksaan oleh Masyarakat, baik yang dalam kondisi sehat maupun yang sudah mengalami gangguan pada fungsi ginjalnya. Dengan adanya pemeriksaan dini, bisa mencegah penyakit ginjal kronis jatuh ke stadium akhir. “Mendeteksi dengan pemeriksaan, apakah fungsi ginjal kita terjadi gangguan. Kita bisa mengobati dengan baik mencegah dia jatuh ke penyakit ginjal tahap akhir. Karena kalau sudah masuk di tahap akhir itu sudah tidak bisa lagi kembali lagi dari awal,” beber dr Yenny.
Ia menambahkan, untuk mendeteksi gangguan pada fungsi ginjal, bisa dimulai dengan melakukan cek pada urine. Bila urine yang dikeluarkan itu berbusa, berkurang, dan berwarna merah segera melakukan pemeriksaan lengkap. Dan kalau sudah masuk stadium akhir gejala yang muncul biasanya seperti mual, muntah, tekanan darah naik, pucat, dan pembengkakan pada kaki. “Kalau untuk sekarang kita belum ada datanya terkait pasien diagnosis ginjal kronis. Tapi yang jelas makin banyak pasien yang mengalami penyakit ginjal tahap akhir ya. Dan yang cuci darah itu banyak sekali di sini. Selalu ada pasien yang baru,” ujar dr Yenny.
Kata dr Yenny, penyakit ginjal lebih sering menyasar mereka yang didiagnosis diabetes, hipertensi, yang terkena obesitas, dan yang sering mengkonsumsi obat-obatan terutama obat pereda rasa sakit. Sebagai pengingat, dia menyarankan, agar selalu menjaga gaya hidup dengan menjaga pola makan, minum air secukupnya 2 liter sehari dan memulai hidup sehat dengan ola hraga yang rutin.cr80