Antisipasi Cuaca Ekstrem, ASDP-BMKG-Forkompinda Gelar Rakor di Ketapang

22 hours ago 1
ARTICLE AD BOX
Pertemuan ini bertujuan memastikan antisipasi potensi cuaca ekstrem yang berpeluang terjadi bertepatan dengan masa arus balik Lebaran ini. Sesuai rilis yang diterima NusaBali, rakor  dihadiri oleh Kapolresta Banyuwangi, Komandan Lanal, Kepala BPBD Banyuwangi, Danpos SAR Banyuwangi, Kepala KSOP Kelas III Tanjung Wangi, serta Koordinator Satuan Pelayanan (Satpel) Pelabuan Ketapang Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Jawa Timur (Jatim). 

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, mengungkapkan bahwa awal April ini merupakan periode kemunculan bibit siklon tropis di Lintang Selatan. Hal itu pun disebutkan dapat berdampak pada situasi perairan. "Kita perlu melakukan langkah antisipasi dini dan memperkuat koordinasi di wilayah-wilayah yang berpotensi terdampak. Terutama karena waktunya bersamaan dengan puncak arus balik," ujarnya.

 Direktur Keuangan, Teknologi Informasi, dan Manajemen Risiko ASDP, Djunia Satriawan menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin dengan BMKG dan para pemangku kepentingan selama arus mudik. Pihaknya pun berharap sinergi itu terus berlanjut untuk kelancaran dan keselamatan penyeberangan saat arus balik.

"Koordinasi yang baik selama periode mudik telah memastikan kelancaran operasional meskipun ada peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan. Kami berharap tren positif ini berlanjut hingga arus balik, dengan ASDP siap mendukung keamanan dan kenyamanan perjalanan masyarakat," ucap Djunia. 

Dalam rakor itu, sejumlah langkah strategis dibahas untuk mengantisipasi peningkatan gelombang, kecepatan arus, dan kecepatan angin. Sesuai arahan BMKG, sistem peringatan dini akan diperkuat melalui prosedur operasional standar (SOP) gabungan antara BMKG, ASDP, dan Forkopimda.

Selain itu, optimalisasi kantong parkir juga menjadi perhatian utama guna menghindari kepadatan di pelabuhan jika kapasitas mencapai batas maksimal. Di Ketapang, kendaraan penumpang akan diarahkan ke Grand Watudodol dan Dermaga Bulusan, sementara kendaraan barang ke Lapangan Sepak Bola Areba dan Terminal Sri Tanjung. Adapun di Gilimanuk, kantong parkir disiapkan di Terminal Kargo, Terminal Penumpang Gilimanuk, serta UPPKB Cekik.

Sebagai langkah preventif, ASDP dan BMKG juga merencanakan pemasangan radar maritim di pelabuhan untuk mendeteksi kecepatan arus, angin, dan tinggi gelombang secara real-time. Dengan sistem ini, respons terhadap perubahan kondisi cuaca dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.7ode
Read Entire Article