Dua Jemaah Salat Id Meninggal, Puluhan Luka Akibat Pohon Tumbang

4 days ago 4
ARTICLE AD BOX
Kapolres Pemalang AKBP Eko Sunaryo mengonfirmasi jumlah korban dalam peristiwa tersebut. "Total ada 19 orang korban, dengan dua meninggal dunia dan dua lainnya dalam kondisi kritis," kata Eko.

Dua korban meninggal adalah pria berinisial R (42) dan wanita berinisial AR (39), keduanya warga Kelurahan Pelutan, Kabupaten Pemalang. Sementara dua korban yang masih dalam kondisi kritis adalah pria berinisial R (70) dan wanita berinisial TS (68).

Peristiwa itu terjadi saat ribuan jemaah telah berkumpul dan bersiap untuk melaksanakan Salat Id. Tanpa tanda-tanda cuaca buruk atau angin kencang, tiba-tiba terdengar suara retakan dari pohon beringin besar di sekitar lokasi. Seketika, pohon tersebut tumbang, menyebabkan kepanikan di antara jemaah yang berusaha menyelamatkan diri. Sayangnya, beberapa orang tidak sempat menghindar dan tertimpa batang pohon yang besar.

Evakuasi dan Penyelidikan

Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, dan relawan segera dikerahkan untuk mengevakuasi korban dan membersihkan lokasi kejadian. Seluruh korban luka-luka dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Satuan Reserse Kriminal Polres Pemalang juga telah melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. "Kami sedang menyelidiki penyebab tumbangnya pohon tersebut, mengingat kondisi cuaca saat itu cerah dan tidak ada angin kencang," ujar Kapolres.

Sejumlah saksi mata menyebutkan bahwa sebelum pohon tumbang, terdengar suara retakan yang diikuti oleh robohnya batang pohon ke arah jemaah. Hal ini memicu kepanikan, dan beberapa jemaah yang berada di sekitar lokasi tidak sempat menyelamatkan diri.

Sebagai bentuk kepedulian, Kapolres Pemalang AKBP Eko Sunaryo mendatangi keluarga korban meninggal dunia untuk memberikan santunan. Selain itu, ia juga menjenguk korban luka-luka yang masih dirawat di rumah sakit. "Kami ingin memberikan perhatian lebih kepada korban dan keluarganya sebagai bentuk kepedulian kami," ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Pemalang juga telah memastikan bahwa seluruh biaya perawatan bagi korban luka-luka dan korban meninggal dunia akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah. "Kami turut berduka cita yang mendalam dan berharap keluarga korban diberikan ketabahan," kata Kapolres.

Tragedi ini menjadi pengingat bagi pihak berwenang untuk melakukan evaluasi dan perawatan terhadap pepohonan besar di area publik, guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang. *ant

Read Entire Article