Polres Jembrana Ketatkan Pemeriksaan

23 hours ago 1
ARTICLE AD BOX
NEGARA, NusaBali
Memasuki H+3 Lebaran, Kamis (3/4), kembali terjadi lonjakan masyarakat dan kendaraan menuju Bali di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana. Seiring lonjakan ini,  pihak Polres Jembrana juga meningkatkan pemeriksaan pintu masuk Bali di Pos II Pelabuhan Gilimanuk.

Peningkatan pemeriksaan ini dilakukan dengan menambahkan personel yang ditugaskan di Pelabuhan Giliamuk. Pintu masuk Bali di Pos II Gilimanuk menjadi fokus utama pemeriksaan dengan penggunaan metal detector, mirror, serta keterlibatan anjing pelacak dari Satwa K9 Polda Bali.

Di samping pengaman terbuka itu, juga tampak dikerahkan jajaran intelejen untuk memantau situasi di areal Pelabuhan Gilimanuk. Hal itu pun dilakukan untuk menjaga keamanan serta mencegah masuknya barang terlarang ataupun barang ilegal di tengah kepadatan arus menuju Bali. 

Kapolres Jembrana AKBP Endang Tri Purwanto mengatakan bahwa pengamanan di Pelabuhan Gilimanuk bersifat fleksibel atau disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Menurutnya, para personel dalam Operasi Ketupat Agung yang sebelumnya difokuskan mengamankan arus mudik, kini digeser untuk fokus pengamanan arus balik Lebaran. 

"Kita sesuaikan kondisi di lapangan. Kalau terjadi kedapatan dan personel yang ditugaskan rasanya kurang, kita tambah. Itu juga kita lakukan agar pemeriksaan tetap berjalan dan masyarkat yang akan diperiksa tidak tertahan cukup lama," ujar AKBP Endang. 

Selain di Pelabuhan Gilimanuk, AKBP Endang mengaku juga telah mengerahkan personel untuk pengamanan Jalur Denpasar-Gilimanuk. Di mana ada empat  titik Pos Pengamanan (Pam) yang didirikan di sepanjang jalur utama wilayah Jembrana. 

“Kami memastikan arus mudik dan balik berjalan dengan lancar tanpa hambatan berarti. Sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan dengan aman dan nyaman," ujar AKBP Endang.

Diperkirakan, puncak arus balik akan terjadi pada Senin (7/4) atau bertepatan dengan berakhirnya cuti bersama. Untuk mengantisipasi kepadatan puncak arus balik itu, AKBP Endang mengaku telah menyiapkan strategi rekayasa lalu lintas, penjagaan, termasuk pengaturan arus kendaraan di titik-titik rawan kemacetan.

Di mana selain kepadatan arus masuk Bali, diperkirakan saat menjelang puncak arus balik Lebaran nanti juga akan terjadi kepadatan arus menuju Jawa. Khususnya arus balik para wisatawan domestik (wisdom) asal Jawa yang berlibur ke Bali. 

"Dengan langkah-langkah yang sudah kita siapkan, kita harapkan arus balik nanti dapat berjalan dengan tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan," ucap AKBP Endang.7ode
Read Entire Article