Seorang Remaja Tewas Terseret Ombak di Nusa Penida

20 hours ago 1
ARTICLE AD BOX
Kapolsek Nusa Penida Kompol Ida Bagus Putra Sumerta mengatakan menurut keterangan saksi di sekitar TKP, kejadian berawal pada hari Rabu, 2 April 2025, ketika korban IMS,18, seorang pria yang merupakan warga Dusun Sompang, Desa Bungamekar, bersama dua orang temannya I Made A, 19, dan I Wayan W, 18, sepakat untuk mandi di Pantai Pandan pada pukul 15.00 Wita.

Setelah tiba di Pantai Pandan, korban bersama teman-temannya langsung berenang dengan papan selancar. Diketahui, korban dan temannya meminjam papan selancar di warung dekat pantai. Kemudian, korban bersama teman-temannya memegang papan selancar tersebut secara bersamaan, dengan posisi korban berada di sebelah kiri papan selancar, sementara temannya berada di tengah dan kanan papan selancar. Mereka bertiga mendayung papan selancar tersebut menggunakan tangan secara bersamaan menuju ke tengah laut.

Dikarenakan arus yang kuat, teman-teman korban melepaskan papan selancar dan menyelamatkan diri ke pantai, menyisakan korban yang masih memegang papan selancar yang terus terbawa arus ke tengah laut. Menyadari hal tersebut, korban melepaskan papan tersebut, namun sayang, arus pada saat itu sangat kuat sehingga membuat korban menjadi panik dan kewalahan yang mengakibatkan korban tenggelam.

Melihat kejadian itu teman korban langsung meminta pertolongan. Selanjutnya, seorang pemandu wisata yang merupakan warga lokal dan seorang wisatawan yang berada di atas perahu atau jukung menolong korban dan langsung membawa korban ke tepi Pantai Crystal Bay, Nusa Penida. "Korban sempat diberikan pertolongan pertama berupa CPR oleh warga sekitar dan wisatawan yang berada di pantai Crystal Bay," ujar Kapolsek.

Saat korban dibawa ke Rumah Sakit Gema Santi, korban sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri. Sayangnya, sesampainya di rumah sakit, setelah mendapat penanganan medis, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Pihak keluarga menerima kematian korban sebagai musibah dan mengikhlaskan meninggalnya korban.

Kapolsek juga menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Ia juga mengimbau masyarakat, terutama para pelaku wisata air dan pelaut, untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas. Kapolsek mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas, terutama saat berada di laut. Perhatikan kondisi cuaca, gunakan peralatan keselamatan yang memadai, dan jangan ragu untuk meminta bantuan jika diperlukan. “Jika terjadi keadaan darurat, segera laporkan ke Call Center 110 agar bantuan bisa datang secepat mungkin,” ujarnya. 7 wan
Read Entire Article