Tujuh Warga Binaan Lapas Kerobokan Langsung Bebas pada Idulfitri 1446 Hijriah

4 days ago 3
ARTICLE AD BOX
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Bali, Decky Nurmansyah, menyampaikan bahwa ketujuh warga binaan tersebut langsung pulang ke rumahnya masing-masing setelah mengikuti Shalat Id berjamaah di Lapangan Lapas Kerobokan, Senin pagi.

"Alhamdulillah, pada kesempatan Idulfitri kali ini, ada tujuh orang yang mendapatkan remisi khusus dan langsung bisa kembali ke rumah," ujar Decky didampingi Kepala Lapas Kerobokan, Hudi Ismono.

Selain tujuh orang yang bebas, sebanyak 591 warga binaan lainnya di Lapas Kerobokan memperoleh remisi khusus I, yaitu pengurangan masa tahanan. Pemberian remisi ini merupakan hak narapidana yang telah memenuhi syarat dan menjalani program pembinaan dengan baik.

Decky menjelaskan, persyaratan remisi Idulfitri meliputi beragama Islam, berkelakuan baik tanpa catatan pelanggaran (tidak masuk register F), telah menjalani masa pidana minimal enam bulan, serta aktif mengikuti program pembinaan di dalam lapas.

Secara keseluruhan di Bali, sebanyak 1.529 warga binaan menerima remisi khusus Idulfitri. Dari jumlah tersebut, 11 orang dinyatakan langsung bebas, dengan tujuh orang di antaranya berasal dari Lapas Kerobokan.

"Kami berharap apa yang dijalani di Lapas bisa membawa hikmah bagi kehidupan mereka. Pembinaan yang telah diberikan di Lapas Kerobokan semoga bisa diterapkan di luar dan bermanfaat untuk kehidupan mereka," kata Decky.

Dalam rangka Idulfitri, Lapas Kerobokan juga membuka kunjungan bagi keluarga warga binaan pada 31 Maret dan 1 April 2025, mulai pukul 07.00 hingga 15.00 WITA. Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan penyelundupan barang terlarang, Lapas telah menyiapkan langkah pengamanan tambahan dengan menebalkan petugas serta memperketat pengawasan. *ant

Read Entire Article